Lalai Memberi Pelayanan, Petugas Disanksi Bayar Pengobatan Pasien

Berita, Kolaka Utara1437 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Direktur BLUD Djafar Harun Lasusua Kabupaten Kolut, dr Syarif Nur, Sp, OG, M.Kes mengingatkan jajarannya agar menyegerakan pelayanan terhadap pasien dan bukan mengutamakan soal administrasi, apalagi menyibukkan diri dengan hanphone. Semua pasien sama dan wajib diperhatikan serta mendapatkan pelayanan dengan baik.

“Sebagaimana jika kita di posisi mereka juga ingin diperlakukan sama,” katanya kepada wartawan saat diwawancarai di kantornya, Rabu (15/2/2023).

Syarif Nur mengungkapkan, sebagai langkah bersama seluruh jajarannya telah membuat kesepakatan untuk dipatuhi dan siap disanksi jika melanggar. Jika ada komplain dari pasien bakal dilakukan klarifikasi secara langsung.

“Apabila sumber kesalahan atau kelalaian itu dari oknum jajarannya maka wajib menanggung biaya pelayanan yang dijalani pasien terkait. Kedengarannya berat tetapi tidak apa-apa karena yang kita ingin bentuk bagaimana membangun minset budaya pelayanan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan kenyamanan para pasien diruang perawatan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) melakukan renovasi dua unit gedung perawatan yang dirancang ala fasilitas hotel.

Syarif Nur, Sp, OG, M.Kes mengatakan, renovasi gedung perawatan sebagai wujud meningkatkan akselerasi pelayanan dalam mendukung program prioritas Pemkab Kolut terutama di sektor pelayanan kesehatan.

“Dua bangunan yang telah kami renovasi atau rehabilitasi tahun 2022 lalu dan sudah digunakan yakni gedung VIP angrek dua lantai. Terdapat 12 bilik kamar pasien plus dua ruang perawat telah dipoles layaknya kamar hotel,” ujar Syarif Nur.

Lebih lanjut Syarif Nur mengatakan, demikian juga seluruh ruangan gedung Mawar juga dipoles beda tipis dari VIP Angrek. Hal itu dilakukan sebagai komitmen untuk memberi rasa nyaman bagi para pasien yang sedang menjalani perawatan.

“Tidak mengabaikan standar kesehatan yang dianjurkan Kemenkes dan standar pelayanan akreditasi,” ujarnya.

Meski demikian, langkah itu dianggap belum memadai jika tidak dibarengi dengan peningkatan mutu dan kualitas SDM di internalnya. Atas dasar itu, manajemen BLUD Djafar Harun telah memberlakukan lima budaya sentuhan yang wajib dipatuhi dan diamalkan oleh seluruh jajarannya.

“Sentuhan mata, senyum, kata, tangan profesional dan hati yang tulus ikhlas, dengan tagline ini telah ditempel di seluruh ruangan untuk mengingatkan kami,” terangnya.

Laporan : Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment