TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur beserta rombongan dalam rangka pelaksanaan misi dagang dan investasi Tahun 2025 antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Kendari pada Rabu (19/11/2025).
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dipilihnya Sulawesi Tenggara sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan misi dagang tahun 2025. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi, mempromosikan komoditas unggulan daerah, serta membuka peluang investasi yang lebih luas.
“Misi dagang ini sejalan dengan misi pembangunan Sulawesi Tenggara Tahun 2025, yakni menumbuhkan perekonomian melalui peningkatan konektivitas antardaerah dan penguatan sektor pertanian dalam arti luas serta dunia usaha,” ujar Andi Sumangerukka dalam sambutannya.
Pada kegiatan tersebut, nilai transaksi awal tercatat mencapai sekitar Rp800 juta. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara meyakini bahwa jika kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan, nilai transaksi dapat meningkat signifikan dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Andi Sumangerukka juga memaparkan perkembangan perekonomian Sulawesi Tenggara. Hingga triwulan ketiga 2025, perekonomian daerah tumbuh sebesar 5,9 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor industri pengolahan yang mencapai 18,9 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 4,91 persen.
“Pertumbuhan ekonomi year-on-year pada triwulan ketiga juga tercatat meningkat sebesar 5,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan pentingnya memperkuat aktivitas ekonomi, kerja sama perdagangan, dan investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga membuka peluang bagi sektor-sektor strategis, termasuk industri pengolahan dan komoditas pangan lokal, untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan misi dagang ini turut dihadiri para pelaku usaha dari kedua daerah dan difasilitasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap lahir kesepakatan bisnis yang berkelanjutan serta komitmen investasi yang mampu memperkuat perekonomian Sulawesi Tenggara.
Laporan: Shandra















Comment