Seorang Anak Usia 5 Tahun di Kolaka Utara Ditemukan Tewas Tenggelam

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA —- Seorang anak berusia 5 tahun ditemukan tewas tenggelam di belakang rumahnya pada Sabtu (9/4/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

Bocah RF ditemukan di bawah jembatan kayu belakang rumahnya, Dusun I, Desa Tolala, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Ia diduga tewas setelah terjatuh akibat terpeleset di jembatan kayu belakang rumahnya.

Paur Subbang Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Arif Affandi melalui keterangan tertulisnya kepada awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Telah ditemukan mayat seorang anak laki-laki RF (5), anak ke 3 dari seorang Bapak MU dan Ibu WA di pinggir laut di bawah jembatan kayu di belakang rumah milik Korban,” terangnya.

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat korban berada di atas jembatan kayu belakang rumah untuk menunggu kakaknya yang sementara menguras air dalam perahu di depan jembatan tak jauh dari rumahnya.

“Setelah sang kakak korban selesai menguras air, lalu naik di atas jembatan dan sudah tidak melihat lagi adiknya. Ia beranggapan adiknya sudah masuk ke dalam rumah dan tidak memperhatikan lagi,” terang Aipda Arif Affandi.

Namun ternyata adiknya sudah jatuh di laut. Sekitar pukul 17.40 Wita kemudian tetangganya menuju ke belakang rumah dan melihat korban sudah tenggelam di bawah jembatan dengan ketinggian air laut 1,5 meter.

“Ia berteriak ada orang tenggelam, sehingga bapak korban yang sementara berada depan rumahnya dan mendengar teriakan, sehingga lari ke belakang rumahnya langsung mengangkat korban dari bawah jembatan,” jelasnya.

Orang tua korban kemudian dibantu Kanit Provos Polsek Tolala bersama masyarakat setempat membantu evakuasi korban untuk dilarikan ke Puskesmas Tolala untuk dilakukan tindakan penyelamatan. Namun korban sudah tidak dapat tertolong lagi, sehingga korban dibawa pulang ke rumahnya untuk dimakamkan.

“Sebelumnya pihak kepolisian menyarankan kepada keluarga korban untuk dilakukan visum tetapi keluarga korban menolak karena kematian korban murni tenggelam,” tandasnya.

Laporan: Ahmar

Editor

Comment