TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Dua nelayan, Barahima (60) dan Ipdam (50) yang menggunakan perahu layar dari Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Malombo, Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), tenggelam pada pukul 03.00 Wita, Jum’at (6/1/2023).
Diketahui kapal milik nelayan tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi. Dua orang yang berada di kapal ditemukan selamat mengapung di perairan Kabupaten Kolaka Utara.
Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengatakan, kedua korban yang berhasil ditemukan selamat tersebut bernama Barahima dan Ipdam.
Kapal mereka bocor dihantam gelombang di perairan Karang Masalekoe pasca meninggalkan Siwa pada pukul 23.00 wita, Kamis (5/1/2023).
“Korban terapung menggunakan jerigen dan papan kayu di perairan Kecamatan Lambai,” ujarnya, Sabtu (7/1/2023).
Dikatakan, pihaknya menerimah laporan tenggelamnya kapal tersebut dari Kades Lambai, Andi Baso Simpuang.
Selanjutnya Tim Rescue Pos SAR Kolaka selanjutnya bergerak menuju perkiraan lokasi kecelakaan dan langsung melakukan pencarian pada pukul 14.30 wita.
“Kurang lebih setengah jam melakukan penyisiran, pihaknya menerimah kabar dari Polsek Rante Angin jika keduanya berhasil ditemukan. Mengapung sekitar 20 Nautical Mile arah barat laut dari lokasi kecelakaan,” imbuhnya.
Pasca ditemukan, keduanya langsung diantar ke rumahnya di Siwa, Kabupaten Wajo. Adapun unsur lainnya yang terlibat dalam pencarian meliputi Pos AL dan Polairud Polres Kolaka, Polairud Siwa, Polsek Rante Angin, Nelayan sekitar serta keluarga korban.
Perahu Tenggelam, Dua Nelayan Asal Kabupaten Wajo Ditemukan Selamat
TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Dua nelayan, Barahima (60) dan Ipdam (50) yang menggunakan perahu layar dari Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Malombo, Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), tenggelam pada pukul 03.00 Wita, Jum’at (6/1/2023).
Diketahui kapal milik nelayan tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi. Dua orang yang berada di kapal ditemukan selamat mengapung di perairan Kabupaten Kolaka Utara.
Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengatakan, kedua korban yang berhasil ditemukan selamat tersebut bernama Barahima dan Ipdam.
Kapal mereka bocor dihantam gelombang di perairan Karang Masalekoe pasca meninggalkan Siwa pada pukul 23.00 wita, Kamis (5/1/2023).
“Korban terapung menggunakan jerigen dan papan kayu di perairan Kecamatan Lambai,” ujarnya, Sabtu (7/1/2023).
Dikatakan, pihaknya menerimah laporan tenggelamnya kapal tersebut dari Kades Lambai, Andi Baso Simpuang.
Selanjutnya Tim Rescue Pos SAR Kolaka selanjutnya bergerak menuju perkiraan lokasi kecelakaan dan langsung melakukan pencarian pada pukul 14.30 wita.
“Kurang lebih setengah jam melakukan penyisiran, pihaknya menerimah kabar dari Polsek Rante Angin jika keduanya berhasil ditemukan. Mengapung sekitar 20 Nautical Mile arah barat laut dari lokasi kecelakaan,” imbuhnya.
Pasca ditemukan, keduanya langsung diantar ke rumahnya di Siwa, Kabupaten Wajo. Adapun unsur lainnya yang terlibat dalam pencarian meliputi Pos AL dan Polairud Polres Kolaka, Polairud Siwa, Polsek Rante Angin, Nelayan sekitar serta keluarga korban.
Laporan : Ahmar















Comment