Beri Bantuan ke Penyandang Disabilitas, PLN dan Pemkot Kendari Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Kendari terus membangun sinergitas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PT. PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM PLN) bersama Dinas Sosial Kota Kendari menyalurkan bantuan kepada seratus penyandang disabilitas di Kota Kendari di halaman kantor PLN Kendari, Kamis (02/03/2023).

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Kendari, Eko Riduwan mengatakan, bantuan ini merupakan upaya PLN Kendari untuk hadir ditengah masyarakat dalam meningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Kendari.

Eko mengatakan, PLN sebagai perusahaan penyedia listrik, juga akan selalu hadir dalam memberikan kontribusi pada pembangunan Kota Kendari, utamanya pada sektor perekonomian masyarakat.

“Kami berharap bisa banyak membantu terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kota Kendari,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Eko, pihaknya akan terus meningkatkan perhatiannya khususnya untuk penyandang disabilitas dengan memberi bantuan berupa alat-alat yang dibutuhkan bagi penyandang disabilitas.

“Kedepannya, kami akan berusaha menyediakan alat bantu, karena penyandang disabilitas ini ada yang memerlukan alat, seperti kursi roda dan lain sebagainya,” kata Eko.

Ditempat yang sama, PJ Walikota Kendari, Asmawa Tosepu, mengapresiasi langkah PLN dalam membantu pemerintah dalam menjawab masalah sosial yang masih ada di Kota Kendari.

Menurutnya, kontribusi PLN Kendari merupakan investasi sosial yang harus dikembangkan di jajaran pemerintah maupun pada stakeholder – stakeholder yang ada di Kota Kendari.

“Kami sangat berterima kasih, karena ini merupakan bagian dari kolaborasi nyata, dalam rangka memberdayakan masyarakat di Kota Kendari,” ucap Asmawa.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, penerima bantuan berjumlah seratus orang terbagi dari berbagai kecamatan di Kota Kendari,

“Diantaranya ada masyarakat kecamatan Baruga, Kambu, Kadia, dan Wua-wua,” kata Rauf.

Ia menyebut, angkat tersbut masih jauh dari data yang dihimpun Dinsos. Dimana, Dinsos mencatat masyarakat penyandang disabilitis di Kota Kendari tercatat sekitar 800 orang.

Untuk itu, kata Rauf, pihak Dinsos akan kembali mengadakan kegiatan serupa agar bisa menyentuh seluruh penerima manfaat.

Laporan: Rahmat Rahim

Editor

Comment