Informatika Medis UTAMA Jadi Primadona PMB 2026/2027 di Indonesia Timur

Berita, Makassar722 Views

TOPIKSULTRA.COM, MAKASSAR — Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Seluruh program studi telah bersiap menyambut calon mahasiswa, salah satunya Program Studi Informatika Medis yang kini menjadi salah satu prodi paling diminati.

Tingginya minat terhadap Program Studi Informatika Medis UTAMA tidak terlepas dari posisinya sebagai satu-satunya program studi sejenis di Indonesia bagian timur. Kehadiran prodi ini menjadi langkah strategis UTAMA dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan digital.

Program Studi Informatika Medis UTAMA dirancang untuk menjawab tantangan transformasi digital di sektor kesehatan melalui penguatan kompetensi teknologi informasi berbasis layanan kesehatan. Kurikulumnya disusun sesuai kebutuhan dunia kerja dengan menekankan keseimbangan antara teori dan praktik lapangan.

Proses pembelajaran difokuskan pada penguasaan sistem informasi kesehatan, pengelolaan data medis, serta penerapan teknologi informasi di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

Salah satu mahasiswa aktif Program Studi Informatika Medis, Ivony, menyampaikan bahwa pembelajaran yang dijalani bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kami tidak hanya mempelajari teknologi informasi secara umum, tetapi juga penerapannya langsung di fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini membuat kami lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus,” ujarnya.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa Program Studi Informatika Medis juga aktif dilibatkan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa lainnya, Fiki A. Wahid, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam penelitian dosen memberikan pengalaman akademik yang berharga.

“Saya terlibat langsung dalam penelitian dosen penerima hibah Dikti tahun 2025. Pengalaman ini memberi pemahaman nyata tentang riset kesehatan berbasis data dan teknologi,” katanya.

Ketua Program Studi Informatika Medis UTAMA, Sukirno Kasau, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa strategi penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara terencana melalui penguatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu strategi utama ialah mengaktifkan peran mahasiswa sebagai agen promosi edukatif program studi.

“Kami melibatkan mahasiswa aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dasar teknologi informasi dan literasi digital kesehatan di sekolah-sekolah, terutama saat libur semester. Pendekatan ini tidak hanya memperkenalkan prodi, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi siswa,” ujar Sukirno melalui rilis resmi Humas UTAMA, Jumat (30/1/2026).

Melalui pendekatan tersebut, calon mahasiswa memperoleh gambaran langsung mengenai karakteristik keilmuan Informatika Medis, termasuk peluang pengembangan akademik, keterlibatan dalam penelitian dosen, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Program Studi Informatika Medis UTAMA menargetkan lulusan yang kompeten sebagai analis sistem informasi kesehatan, pengelola data kesehatan, pendukung transformasi digital fasilitas layanan kesehatan, asisten peneliti kesehatan digital, hingga wirausahawan di bidang teknologi kesehatan. Lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara profesional, etis, dan inovatif dalam penguatan sistem kesehatan nasional berbasis teknologi dan data.

Wakil Rektor I Universitas Tamalatea Makassar, Hasmah, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa UTAMA terus berkembang dan berinovasi dengan menghadirkan Program Studi Informatika Medis pertama di Indonesia bagian timur. Selain itu, UTAMA juga menyelenggarakan Program Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat yang telah terakreditasi Baik Sekali.

“UTAMA juga membuka berbagai program studi unggulan lainnya seperti Hukum, Kimia, PGSD, Administrasi Hotel, dan Manajemen Pariwisata. Sistem perkuliahan kami mencakup kelas reguler, nonreguler, serta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” jelasnya.

Selain itu, UTAMA menyediakan berbagai program beasiswa, baik dari yayasan maupun melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Sementara itu, Ketua Panitia PMB UTAMA Tahun Akademik 2026/2027, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, S.KM., M.Adm.Kes., menegaskan bahwa Program Studi Informatika Medis menjadi pilihan strategis bagi generasi muda.

“Program Studi Informatika Medis sangat relevan bagi generasi muda yang ingin berperan dalam pengembangan layanan kesehatan modern, efisien, dan berbasis teknologi informasi. Tidak heran jika peminatnya terus meningkat, karena prodi ini satu-satunya di Indonesia bagian timur,” tutupnya

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment