Penumpang KMP Mishima Jatuh ke Laut, Pelayaran dari Bone ke Kolaka

Peristiwa37 Views
banner 468x60

KOLAKA, TOPIKSULTRA.COM -Seorang penumpang kapal ferry KMP Mishima yang berlayar dari Dermaga Bajoe Sulawesi Selatan menuju Kolaka Sulawesi Tenggara, dilaporkan jatuh ke laut, Jumat malam (2-1-2019).

Belum banyak informasi yang bisa digali terkait jatuhnya penumpang KMP Mishima tersebut. Pegawai PT July Rahayu Cabang Kolaka selaku perusahaan yang menaungi KMP Mishima, yang berusaha dikonfirmasi TopikSultra.Com, di Kantornya enggan memberi keterangan. Mereka justru menyarankan untuk menunggu Kepala Cabang perusahaan yang masih berada di lapangan.

“Nanti siang saja pak ketemu langsung Kepala Cabang, beliau yang berhak memberi keterangan,” kata salah satu pegawai July Rahayu di Kantornya, Sabtu (26-1-2019), di Dermaga Pelabuhan Kolaka.

Sementara, informasi dari salah satu penumpang KMP Mishima yang ditemui di salah satu perwakilan Bus Langsung di Kolaka, mengungkapkan peristiwa jatuhnya seorang penumpang di Perairan Bajoe atau setelah sekitar satu jam kapal berlayar dari Pelabuhan Bajoe, diperkirakan korban masih berusia muda dan diduga berjenis kelamin perempuan.

Menurutnya, kapal sempat berputar beberapa kali guna melakukan pencarian penumpang yang jatuh ke laut. Namun hasilnya nihil. “Kalau tidak salah penumpang yang jatuh itu orang dari Tahoa Balandete,” kata penumpang yang enggan ditulis namanya.

Sementara, petugas piket Polsek KP3 Kolaka yang dikonfirmasi membenarkan adanya kabar jatuhnya penumpang Mishima. Namun, kasusnya masih di wilayah Bone Sulawesi Selatana.

“Informasi yang kami terima, lokasi jatuhnya sekitar 3 mil laut dari pelabuhan Bajoe, kira-kira baru sekitar 1 jam berlayar,” kata Riswan, petugas piket KP3 Kolaka.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi, yang dikonfirmasi terkait kasus jatuhnya penumpang KMP Mishima, mengaku tidak ada informasi yang dilaporkan ke pihak Basarnas Kolaka atau Kendari.

“Tidak ada informasi yang dikordinasikan ke kami, karena masih wilayah Bone,” katanya.

Pewarta : Saba

Editor

Comment