BKPSDM Kolut Buka Seleksi 110 Formasi CPNS Tahap Pertama

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kembali membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), setelah dapat jatah Kuota dari Pemerintah Pusat sebanyak 110 orang/formasi untuk tahap pertama tahun 2024.

Dari jumlah formasi tersebut jatah formasi guru dan tenaga kesehatan tidak dibuka pada pendaftaran tahap pertama sekira bulan April hingga Mei 2024. Jum’at (22/3/2024).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kolaka Utara, Mawardi Hasan menjelaskan, tahun 2024 ini rekruitmen CPNS dan PPPK dibagi tiga tahap. Tahap pertama kuota Kolaka Utara sebanyak 110 orang.

“Sebanyak 50 kuota CPNS dan 60 PPPK. Tahap kedua dan ketiga nanti akan kami laporkan ke Setda, jika memungkinkan maka kita akan menambahkan,” ujar Mawardi kepada Wartawan saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp.Sabtu (23/3/2024)

Lebih lanjut, Mawardi Hasan mengatakan, pihaknya belum membagi rincian formasi yang dibuka untuk rekruitmen CPNS dan PPPK, namun khusus tahap satu formasi yang dibuka untuk penerimaan tenaga teknis.

“Kuota 110 ini semuanya teknis, Jurusannya juga belum kami tahu. Pendaftaran tahap pertama sekitar bulan April hingga Mei 2024,” katanya

Mawardi Hasan menyampaikan, penerimaan formasi guru dan tenaga kesehatan tidak dibuka pada tahap pertama,pihaknya beralasan rekruitmen formasi guru dan kesehatan sudah membludak dua tahun terakhir.

“Dua tahun terakhir formasi guru sudah cukup besar, lebih lagi tenaga kesehatan. Makanya kita beri kesempatan untuk teknis,” ungkapnya

Selain itu,Mawardi Hasan juga menyebut pengusulan tahun 2024 ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Saat ini, belanja pegawai di Kolaka Utara mencapai 36 persen atau lebih dari 300 miliar.

“Kenapa kuota kita hanya sedikit karena kemampuan anggaran kita untuk belanja pegawai minim, terlebih tahun ini kita akan menggelar Pilkada ini juga menyedot anggaran banyak,” sebutnya

Laporan : Ahmar

Editor

Comment