TMMD Merupakan Dukungan TNI dalam Meningkatkan Akselerasi Pembangunan

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, BUTON UTARA – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117 Tahun 2023 di Buton Utara (Butur) resmi dibuka oleh Bupati Dr. H. Muh Ridwan Zakariah, M.Si, Rabu (12/7/2023).

Ridwan Zakariah bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke 117 Tahun 2023 yang digelar di Lapangan Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Butur, Sulawesi Tenggara (Sultra).

TMMD ke 117 kali ini mengusung tema “Sinergitas Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”. Untuk di Kabupaten Butur terdapat 2 lokasi pelaksanaan TMMD, yaitu di Desa Koboruno Kecamatan Bonegunu dan Desa Marga Karya Kecamatan Kulisusu Barat.

Upacara pembukaan TMMD itu dihadiri Letkol Czi Tombohule Wulaa S.IP (Kasi Ter Kasrem 143/HO mewakili Danrem 143/HO), Komandan Kodim 1429 Butur, Letkol Kav Khomarudin, S.T, Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1429 Butur, para pejabat Polres Butur, Wakil Bupati Butur Ahali, S.H M.H, Sekretaris Daerah Muh Hardhy Muslim, S.H, M.Si, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemda Butur, Camat, Lurah dan Kepala Desa serta para tokoh masyarakat setempat, selanjutnya personel Kodim 1429 Butur dan personel Polres Butur, serta para pelajar SMP dan SMA setempat.

Dalam sambutannya, Ridwan Zakariah menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) jajaran Komando Resor Militer 143 Halu Oleo serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke 117 Tahun 2023.

Ridwan Zakariah juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 1429 Butur dan para kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Butur yang telah merencanakan dan mempersiapkan lokasi kegiatan tahun 2023 di Desa Koboruno, Kecamatan Bonegunu dan Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat sehingga kegiatan TMMD ke 117 ini dapat terlaksana dengan baik, dilandasi dengan semangat kebersamaan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat sebagai salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ucap Bupati Ridwan Zakariah.

Lanjutnya, TMMD merupakan dukungan nyata TNI bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. TMMD juga merupakan implementasi komitmen TNI dan pemerintah daerah dalam melestarikan semangat dan budaya luhur kehidupan bermasyarakat, yaitu semangat gotong royong.

TMMD diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat, serta mempunyai daya bangkit yang signifikan, dalam masa pemulihan ekonomi akibat Pandemi COVID-19.

“Sebagaimana tema TMMD kali ini yaitu ‘Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat semakin kuat’. ujarnya.

TMMD menjadi karya bakti nyata kepada masyarakat dalam menggerakkan pembangunan dan menghidupkan kembali semua sektor kehidupan yang terganggu bahkan mengalami stagnasi pada masa pandemi.

Melalui momentum TMMD ini, diharapkan sinergitas yang semakin baik antara jajaran TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam membangun NKRI sekaligus mendukung terhadap pencapian sasaran, serta target-target pembangunan pusat dan daerah.

Sebagai informasi, pelaksanaan TMMD ke 117 tahun ini untuk wilayah Kodam XIV Hasanuddin hanya dilaksanakan pada 4 Kabupaten.

“Alhamdulillah untuk Provinsi Sulawesi Tenggara dipercayakan pada Kabupaten Buton Utara,” ujar Bupati Ridwan Zakariah.

Hal ini menunjukan komitmen yang kuat antara elemen pemerintah dan masyarakat agar terjalin sinergitas yang kokoh dalam mendorong percepatan pembangunan.

Kegiatan TMMD ini akan dilaksanakan selama 1 bulan, dimulai minggu kedua Juli sampai minggu kedua Agustus 2023.

Kegiatan ini dipusatkan di Desa Koboruno Kecamatan Bonegunu serta Desa Marga Karya Kecamatan Kulisusu Barat, yang terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik yang akan dilaksanakan adalah pembangunan jalan usaha tani, deuker, rumah ibadah dan rumah tidak layak huni. Sedangkan kegiatan non fisik yaitu penyuluhan kepada masyarakat terkait wawasan kebangsaan, narkoba, pertanian, media sosial, stunting, posyandu dan pos binaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu-PTM).

Kegiatan ini diharapkan akan semakin meningkatkan produktivitas sektor ekonomi dan sosial masyarakat Butur, khususnya bagi masyarakat desa tempat pelaksanaan kegiatan.

“Kita semua berharap TMMD akan menjadi sarana perekat antara masyarakat, TNI/Polri dan pemerintah daerah, serta menumbuhkan ide kreatif dan inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat di lokasi pelaksanaan TMMD,” harapnya.

Partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini.

Selanjutnya Ridwan memaparkan, ada beberapa atensi dan harapan yang perlu pihaknya sampaikan pada kesempatan itu.

Pertama, ia mengajak untuk menjaga semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, dengan bekerjasama membantu dan mendampingi agar semua komponen masyarakat aktif memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di desa.

Kedua, bangkitkan dan pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah mengakar dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Ketiga, kepada para prajurit TNI dan Anggota Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD, tetap terjalin silaturahmi dan hubungan baik dengan masyarakat dan bersama mereka melaksanakan kegiatan TMMD.

Keempat, kepada pimpinan OPD, camat dan kepala desa, serta masyarakat Desa Koboruno dan Marga Karya, secara khusus Ridwan Zakariah berharap agar dapat bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan selama TMMD, baik fisik maupun non fisik. Jalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan para prajurit yang melaksanakan kegiatan TMMD ini.

“Melalui kebersamaan niscaya kita mampu mewujudkan Buton Utara yang maju, adil dan sejahtera,” imbuhnya.

Laporan: Aris

Editor

Comment