KENDARI, TOPIKSULTRA.COM – Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan akan menegur istrinya, Agista Aryani Ali Mazi terkait postingannya di media sosial yang menyudutkan aksi mahasiswa dan korban meninggal dunia.
Dalam dialog ramah tamah dengan Pangdam XIV di Makorem 143 HO, Jumat malam (27-9-2019), yang dihadiri Gubernur Ali Mazi, salah seorang mahasiswa yang mendapat kesempatan menyampaikan uneg-unegnya menilai sikap Ibu Agista yang menyudutkan gerakan mahasiswa melalui cuitannya di media sosial facebook sangat memalukan.
Dalam postingan itu Agista Ariany Ali Mazi mengkritik gerakan mahasiswa diliai anarkis dengan merusak fasilitas umum, melakukan pembakaran, dinilainya tidak perlu, karena ada cara lain. Menurut Agista, mahasiswa adalah kalangan intelek, seharusnya mengedepankan komunikasi. Namun postingan itu telah dihapus oleh Agista, akan tetapi terlanjur di screenshot oleh akun media sosial lainnya dan disebarluaskan.

BACA JUGA:
- Wakil Ketua DPRD Kolut Bawa Aspirasi Pembangunan Gedung RSUD ke DPR RI
- Aksi Berbagi Ramadan, Sat Intelkam Polres Kolut Gandeng OKP Bagikan Takjil
- Tak Kuat Menanjak, Pick Up Bermuatan Tabung Oksigen Terjun ke Jurang
Spontan Ali Mazi langsung menanggapi persoalan tersebut. Ali Mazi secara pribadi mengaku, dirinya tidak menggunakan media sosial.
“Saya ini tidak pernah buka facebook,” katanya.
Namun, Gubernur mengaku akan menegur first lady Sultra, Agista agar hal seperti ini tidak terulang kembali.
Salah seorang mahasiwa Universitas Muhammadiyah juga menyoal tindakan penanganan medis korban meninggal almarhum Randy saat di RS Abunawas yang sempat terlantar. Mendengar keluhan tersebut, Pangdam mengaku kaget dan merasa sedih atas peristiwa tersebut.
Laporan : Sulaiaman




















Comment